SEKILAS TENTANGMU
Tepatnya pada tangal, 6 juni 2012
tahun yang lalu, adalah hari yang begitu “cantik”. Hari itu juga merupakan hari
yang paling menegangkan, bisa dibilang sebuah “memori”, dimana semua rasa tercampur
menjadi satu yang begitu semeraut. Malam itu, malam yang paling bahagia dalam
hidupku, dimana aku mencoba untuk memberanikan diri
mengungkapkan sebuah perasan yang lama terpendam. Padahal semua rencana telah aku persiapkan dengan
matang, tapi tetap aja, aku merasa gemetar untuk mengungkapkan. Namun
perlahan-lahan satu demi satu kalimat telah terucap, sempat berhenti sejenak
untuk menenti jawaban, akupun lansung terpikirkan apapun yang terjadi
aku harus mengatakanya, diterima atau tidaknya belakangan aja. Yang terpenting
aku telah mengungkapkanya. Tak lama kemudian dia mulai menatapku den
tersenyum, akukun tersipu malu dibuatnya. Dan Alhamdulilah akhirnya aku memdapatkan jawaban yang
memuaskan, kini suasana berubah seketika, yang dulunya gelap gulita yang ada
hanya suara kesunyian kini berubah menjadi
terang benderang, rasa senang dan bahagia pun terpancar dari
masing-masing wajah kami.
Ya dimana malam itu telah terlukis
tentang indahnya dunia. Awal pertama saya bertemu denganya dari sebuah
organisasi, dan kita memepunyai hobi yang sama, tak jarang kita sering berbagi
banyak hal tentang pengalaman didalam berpetualang, karena saking dekatnya bahkan
kita sering kegiatan bareng, disitulah awal mulanya terbentuk sebuah perasaan,
yang memeng sulit untuk diungkapkan karena terlalu dekatnya, bahkan kita sering
curhat tentang masa lalu masing-masing. Hari demi hari semuanya pun telah
berlalu dan akupun belum biasa mengungkapkan karna aku sudah menganggap sudah
kayak kakak dan adhek, dan diyapun juga menganggap hal yang sama. Tetapi di
lihat dari sudut matanya dia tidak jauh juga ngerasain hal yang sama, seperti
apa yang aku rasakan, tapi dia juga diam-diam aja, ya karna mungkin dia sudah
menganggap aku seperti kakaknya. Kalo mengingat masa-masa sebelum pacaran,
waktu masih temanan dulu kadang-kadang aku tersenyum sendiri, namun sekarang
telah berubah dan akupun sangat bahagia menjalin hubungan denganya karena
berbagai corak kehidupan yang begitu sangat menyenangkan. Sebuah perbedaan tidak
membuat masalah bagi kami, canda tawa serta suka duka telah kami lewatka selama
kurang lebih satu tahun belakangan, dan semua itu telah menyatukan dua krakter
yang berbeda dengan tujuan yang sama, untuk membuat sebuah perubahan ke lebih
serius. Harapan itulah yang kami impikan-impikan dalam sebuah hubungan ini,
bahkan dari kami mulai membicarakanya. Permohonan untuk sebuah persetujuanpun
dari kedua orang tuapun mulai kami lakukan.
Y alloh begitu indahnya
karuniamu, engkau mampu membalikan sebuah tangisan kesedihan dengan tangisan
kebahagiaan, yang sebelunya tak pernah aku rasakan. Aku hanya bisa berharap kebahagian
ini tidak berhenti hanya sampai disini. Tapi kehendah bertindak lain, ternyata
semua itu hanya sebuah ujian dari yang maha kuasa, dan kini semuanya berubah
seperti diwaktu dahulu sebelum mengenal dia, bahkan ini rasanya lebih parah
sakitnya. Dan akupun terombang ambing karnanya, akal sehatkupun seakan tak
ada lagi pungsinya, kejadian ini benar-benar menguras tenaga, hati, pikiran dan
air mataku, sungguh ini sakit yang begitu berat bagiku. Y Alloh kenapa kau
hadirkan sebuah kebahagian kini kau tutup dengan rasa kesakithatian.
Benar-benar sebuah kejadian yang yang tak aku sangka biasa begini.
Aku menyadari sebuah hubungan
sangat erat dengan persetujuan dan restu dari kedua orang tuanya, dan disini
aku tak memdapatkan semuanya. Do’a serta harapanun aku panjatkan kepada yang
maha kuasa. Kelak nanti jika memeng dia adalah jodohku maka pertemukanlah aku
denganya dan satukanlah kami ditempat yang engkau ridhoi, namun jika memang ini
bukan jodoh dan takdirku, maka jadikanlah ini sebuah pelajaran buat kami, dan
satukanlah kami dalam sebuah sahabat seperti dulu, agar kami bias bercerita lagi,
ditempat yang mungkin berbeda.
Untuk kita renungkan……
Tak ada yang biasa disalahkan
disini, karena semuanya salah, dan jangan cinta ini yang kita jadikan kambing
hitan dalam masalah ini, aku sudah
berusaha untuk mempertahankanya, tapi kenyataan lah yang memutuskanya. Alloh
punya rencana yang bagus untuk kita, yang kita tidak tahu apa rencana itu,
suatu saat, kita akan merasakan rencana baru yang telah beliau siapkan untuk
kita.
Dan kalo saya boleh jujur, saya
tidak habis pikir kenapa sampai saat ini, pikiranku masih aja tetap terpikirkan
tentang sosok dirimu, padalah sudah jelas kita sudah tidah ada hungungan lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar