Kamis, 25 Juli 2013

SEKILAS TENTANGMU

Tepatnya pada tangal, 6 juni 2012 tahun yang lalu, adalah hari yang begitu “cantik”. Hari itu juga merupakan hari yang paling menegangkan, bisa dibilang sebuah “memori”, dimana semua rasa tercampur menjadi satu yang begitu semeraut. Malam itu, malam yang paling bahagia dalam hidupku, dimana aku mencoba untuk memberanikan diri mengungkapkan sebuah perasan yang lama terpendam. Padahal  semua rencana telah aku persiapkan dengan matang, tapi tetap aja, aku merasa gemetar untuk mengungkapkan. Namun perlahan-lahan satu demi satu kalimat telah terucap, sempat berhenti sejenak untuk menenti jawaban, akupun lansung terpikirkan apapun yang terjadi aku harus mengatakanya, diterima atau tidaknya belakangan aja. Yang terpenting aku telah mengungkapkanya. Tak lama kemudian dia mulai menatapku den tersenyum, akukun tersipu malu dibuatnya. Dan Alhamdulilah akhirnya aku memdapatkan jawaban yang memuaskan, kini suasana berubah seketika, yang dulunya gelap gulita yang ada hanya suara kesunyian kini berubah menjadi  terang benderang, rasa senang dan bahagia pun terpancar dari masing-masing wajah kami. 

Ya dimana malam itu telah terlukis tentang indahnya dunia. Awal pertama saya bertemu denganya dari sebuah organisasi, dan kita memepunyai hobi yang sama, tak jarang kita sering berbagi banyak hal tentang pengalaman didalam berpetualang, karena saking dekatnya bahkan kita sering kegiatan bareng, disitulah awal mulanya terbentuk sebuah perasaan, yang memeng sulit untuk diungkapkan karena terlalu dekatnya, bahkan kita sering curhat tentang masa lalu masing-masing. Hari demi hari semuanya pun telah berlalu dan akupun belum biasa mengungkapkan karna aku sudah menganggap sudah kayak kakak dan adhek, dan diyapun juga menganggap hal yang sama. Tetapi di lihat dari sudut matanya dia tidak jauh juga ngerasain hal yang sama, seperti apa yang aku rasakan, tapi dia juga diam-diam aja, ya karna mungkin dia sudah menganggap aku seperti kakaknya. Kalo mengingat masa-masa sebelum pacaran, waktu masih temanan dulu kadang-kadang aku tersenyum sendiri, namun sekarang telah berubah dan akupun sangat bahagia menjalin hubungan denganya karena berbagai corak kehidupan yang begitu sangat menyenangkan. Sebuah perbedaan tidak membuat masalah bagi kami, canda tawa serta suka duka telah kami lewatka selama kurang lebih satu tahun belakangan, dan semua itu telah menyatukan dua krakter yang berbeda dengan tujuan yang sama, untuk membuat sebuah perubahan ke lebih serius. Harapan itulah yang kami impikan-impikan dalam sebuah hubungan ini, bahkan dari kami mulai membicarakanya. Permohonan untuk sebuah persetujuanpun dari kedua orang tuapun mulai kami lakukan.

Y alloh begitu indahnya karuniamu, engkau mampu membalikan sebuah tangisan kesedihan dengan tangisan kebahagiaan, yang sebelunya tak pernah aku rasakan. Aku hanya bisa berharap kebahagian ini tidak berhenti hanya sampai disini. Tapi kehendah bertindak lain, ternyata semua itu hanya sebuah ujian dari yang maha kuasa, dan kini semuanya berubah seperti diwaktu dahulu sebelum mengenal dia, bahkan ini rasanya lebih parah sakitnya. Dan akupun terombang ambing karnanya, akal sehatkupun seakan tak ada lagi pungsinya, kejadian ini benar-benar menguras tenaga, hati, pikiran dan air mataku, sungguh ini sakit yang begitu berat bagiku. Y Alloh kenapa kau hadirkan sebuah kebahagian kini kau tutup dengan rasa kesakithatian. Benar-benar sebuah kejadian yang yang tak aku sangka biasa begini.

Aku menyadari sebuah hubungan sangat erat dengan persetujuan dan restu dari kedua orang tuanya, dan disini aku tak memdapatkan semuanya. Do’a serta harapanun aku panjatkan kepada yang maha kuasa. Kelak nanti jika memeng dia adalah jodohku maka pertemukanlah aku denganya dan satukanlah kami ditempat yang engkau ridhoi, namun jika memang ini bukan jodoh dan takdirku, maka jadikanlah ini sebuah pelajaran buat kami, dan satukanlah kami dalam sebuah sahabat seperti dulu, agar kami bias bercerita lagi, ditempat yang mungkin berbeda.

 

Untuk kita renungkan……

Tak ada yang biasa disalahkan disini, karena semuanya salah, dan jangan cinta ini yang kita jadikan kambing hitan dalam  masalah ini, aku sudah berusaha untuk mempertahankanya, tapi kenyataan lah yang memutuskanya. Alloh punya rencana yang bagus untuk kita, yang kita tidak tahu apa rencana itu, suatu saat, kita akan merasakan rencana baru yang telah beliau siapkan untuk kita.

Dan kalo saya boleh jujur, saya tidak habis pikir kenapa sampai saat ini, pikiranku masih aja tetap terpikirkan tentang sosok dirimu, padalah sudah jelas kita sudah tidah ada hungungan lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar