Selasa, 03 Desember 2013

PERLENGKAPAN, PACING DAN MAKANAN



(Perlengkapan, Packing dan Makanan )

Dalam setiap perjalanan atau kegiatan khususnya kegiatan alam bebas, biasanya tujuan utama kita adalah Bagimana caranya kegiatan berjalan lancar dan semua kebutuhan kita dapat terpenuhi di lapangan. ‘So untuk mencapai tujuan tersebut kita perlu mengetahui apa- apa yang akan kita bawa dan bagaimana membawanya. Hal ini disebut dengan merencanakan PPM (Perlengkapan, Packing dan Makanan}.
Perencanaan PPM sebelum perjalanan/ kegiatan dilakukan (pra perjalanan/ kegiatan) merupakan “kerjaan kecil/ simple”, namun sangat penting dan berdampak sangat besar bagi kegiatan tersebut terutama bagi pelaku kegiatan. Dalam perencanaan PPM perlu dipertimbangkan hal- hal sebagai berikut  :
1.    Jenis medan yang akan dihadapi, misal : Hutan, Gunung, Rawa, Pantai dll.
2.    Tujuan perjalanan/ kegiatan, misal : Penjelajahan, Diksar, Penelitian, Fun, dll.
3.    Lamanya perjalanan/ kegiatan.
4.    Keterbatasan kemampuan fisik untuk membawa.
5.    Hal- hal khusus, misal : obat- obatan tertentu dsb.
Mengingat pentingnya PPM, ‘So sebelum perjalanan/ kegiatan sebaiknya disusun terlebih dahulu sebuah checklist (daftar perlengkapan dan makanan), dalam checklist perlengkapan dan makanan dikelompokan kemudian diteliti mana yang dibawa dan yang tidak. Apabila perjalanan/ kegiatan adalah perjalanan/ kegiatan kelompok, maka dibuat checklist kelompok/regu/tim dan pribadi.
Pada perjalanan/ kegiatan tertentu perlu dipertimbangkan apakah perlengkapan kita bawa sendiri atau menggunakan pembawa beban (porter) dan juga dipertimbangkan apakah perlengkapan dan makanan kita bawa sejak awal atau diperoleh diperjalanan.

PERLENGKAPAN

I. Perlengkapan Dasar         
A.    Perlengkapan Berjalan/ Bergerak.
1.    Topi
Untuk melindungi kepala dari cedera oleh duri, curahan hujan (khususnya kepala bagian belakang), panas matahari, sengatan serangga. Gunakan topi yang berbahan kuat/ tidak mudah robek.
2.    Baju
Untuk melindung tubuh dari kondisi sekitar (panas matahari, semak duri, semak gatal, sengatan serangga). Gunakan baju yang berbahan kuat, menyerap keringat, ringan, mudah kering, praktis dan tidak mengganggu pergerakan. Dianjurkan untuk menggunakan yang berbahan katun atau wool dan berlengan panjang.
3.    Sarung tangan
Untuk melindungi tangan dari duri, daun berbahaya dan serangga saat menyibak semak. Gunakan yang terbuat dari kulit, tidak kaku dan sesuai dengan ukuran tangan.
Sarung tangan berbahan wool dipilih untuk perlindungan dari cuaca dingin.
4.    Celana
Seperti halnya baju, celana berfungsi untuk melindugi bagian bawah pinggang sampai mata kaki. Gunakan celana yang berbahan lembut, kuat, ringan, menyerap keringat, mudah kering bila basah dan tidak menggangu gerakan kaki (cukup longgar).
Celana berbahan Jeans tidak diajurkan. Jenis celana yang baik untuk keperluan lapangan adalah celana PDL militer.
5.    Ikat pinggang
Selain menjaga agar celana tidak melorot juga berfungsi untuk meletakan peralatan yang perlu cepat dijangkau seperti pisau, tempat minum dll.
Gunakan yang berbahan kuat dengan kepala ikat pinggang tidak terlalu besar.
6.    Kaos kaki
Untuk melindungi kulit dari gesekan langsung dengan sepatu (lecet), menjaga pernapasan kaki dan pada daerah dingin menjaga kaki tetap hangat. Kaos kaki berbahan katun campuran wool atau bahan sintetis sangat baik, sesuaikan ketebalan dan panjang kaos kaki dengan keperluan.
7.    Sepatu
Kegunaan sepatu tergantung pada medan yang akan kita lalui, tapi pada umumnya untuk melindungi kaki dari sengatan binatang berbisa, luka tertusuk, terkilir.
Hal – hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan sepatu yaitu :
- sesuai dengan bentuk dan ukuran kaki, menguntungkan pemakai dan kuat untuk pemakaian berat.
- Untuk medan hutan gunung gunakan sepatu berkulit tebal (tidak mudah robek), lunak bagian dalamnya, keras bagian depannya, melindungi sampai mata kaki, ada lubang ventilasi dan bentuk sol bawahnya dapat menggigit kesegala arah.
Sepatu ABRI cukup baik dipergunakan namun perlu dimodifikasi dengan penambahan ventilasi udara dan tambahan insole (alas didalam sepatu tambahan yang berbentuk jaring atau bolong). Kelemahan sepatu ini adalah berat dan bila lama tidak dipakai kulit sepatu akan mengeras.
 
8.    Tempat minum
Dalam perjalanan kebutuhan air minum harus tetap terpenuhi. Bawalah air minum, gunakan tempat minum yang kuat, ringan, praktis dan kapasitas disesuaikan kebutuhan
9.    Pisau
Pisau merupakan alat bantu untuk keperluan memasak, membuat jalan, membuat bivak, membuat api (memotong kayu) dll. Gunakan pisau yang cocok untuk keperluan perjalanan/kegiatan, terbuat dari bahan yang terpercaya kuat/ tidak mudah patah dan tajam, enak dipegang dan dipakai, sarungnya aman dan enak jatuhnya.
Pisau dapat dibagi :
-      Pisau saku serba guna (multiblade)
-      Pisau pinggang (pisau bowie, pisau komando, pisau lempar dll)
-      Golok/ Parang tebas
10. Pakaian hujan
Untuk perjalanan dengan kondisi cuaca tidak bersahabat (hujan), namun kita harus melanjutkan pergerakan, kita perlu peralatan untuk melindungi tubuh dari hujan (biar ‘engga pilek). Pakaian hujan dapat berupa Mantel/ Ponco, Jas hujan atau Rain coat.
11. Lampu senter
Untuk perjalanan dimalam hari lampu senter sangat dibutuhkan gunakan lampu yang kuat, tahan terhadap cuaca dingin atau air dan hemat energi.
Jangan lupa siapkan bohlam dan baterai cadangan.
12. Tas
Tas dapat berupa day pack, carrier dll, yang pastinya berfungsi untuk membawa perlengkapan dan makanan kita selama perjalanan/ kegiatan.
Yang harus diperhatikan dalam pemilihan tas (carrier) :
-      Sesuaikan ukuran tas dengan postur tubuh kita
-      Bentuk, ukuran dan model disesuaikan dengan kebutuhan dan keadaan medan. Tas/ carrier dengan model rangka dalam (internal frame) untuk medan rimba gunung, rangka luar (eksternal frame) untuk medan- medan terbuka (salju, padang rumput, pantai)
-      Ringan dan water proof sehingga kalau hujan tidak bertambah berat dan melindungi isinya .
-      Kuat, mampu membawa beban dengan aman, tidak mudah robek, zippernya cukup kokoh, pokok’e kuat lah !
-      Nyaman dipakai, adanya ventilasi antara punggung dengan ransel dan bahannya menyerap keringat, tali penyandang cukup kuat, lebar dan empuk serta mudah disetel.
-      Praktis, mudah dalam membagi beban dalam packing dan mudah dalam pengambilan barang.

B.    Perlengkapan Memasak, Makan dan Minum.
1.       Alat masak lapangan/ nisting.
2.      Kompor lapangan (gas, paraffin, spritus dll).
3.       Alat makan (sendok garpu dll).
4.       Alat pembuat api (pematik, korek api dll).
5.       Bahan bakar (lilin, spritus, gas, minyak tanah paraffin dll).
6.      Tempat air.
7.       Alat pemotong/ pisau.
Gunakan perlengkapan dalam memasak, makan dan minum dari bahan yang kuat/ tidak mudah pecah, ringan dan praktis.

C.    Perlengkapan Menginap/ Bermalam.
1.    Perlengkapan bernaung.
-      Tenda (doom, segitiga dll)
-      Bivak (ponco, playshet, plastik dll)
2.    Satu set pakaian tidur.
-      Baju dan celana tidur.
-      Sarung tangan, kaos kaki dan pelindung/ penghangat kepala.
3.    Sleeping bag/ sarung bag.
4.    Sleeping mat atau matras.
5.    Penerangan (senter, lampu badai, lilin, sentir,gas dll).
 
D.    Perlengkapan Pribadi Lainnya.
-       Perlengkapan ibadah.
-       Perlengkapan mandi.
-       Pakaian ganti + celana dalam.
-       Bagi Ladies siapkan Perlengkapan khusus.
      Dll.

E.    Perlengkapan Emergency.
1.        Survival kit.
-      Tali (webbing, tali plastik, tali pramuka dll).
-      Pisau/ parang tebas.
-      Peralatan menjahit.
-      Pluit/ kaca.
-      Mantel/ Ponco.
-      Peralatan pembuat api/ korek dalam wadah water proof.
-      Peralatan berburu2/ memancing.
-      Tablet garam.
-      Radio komunikasi dll.
2.        PPPK kit (standar + obat- obatan pribadi).

II. Perlengkapan Khusus
A.    Perlengkapan Penelitian, misalnya : kamera, binoculer, alat tulis, buku refrensi, lab lapangan dll.
B.    Perlengkapan Hutan Gunung, misalnya : peralatan navigasi, peralatan komunikasi dll.
C.    Perlengkapan Pendakian Tebing., misalnya : tali, carrabiner, sling, piton, dll
D.    Dll.

III. Perlengkapan Tambahan
Perlengkapan ini dapat dibawa atau tidak, misal : putis, semir, hamouck, kelambu, gaiter, jaket dll.

Tentang peralatan :
1.    Untuk peralatan yang terbuat dari bahan (nilon, katun, atau yang memiliki lapisan water proof) hindari pencucian dengan menggunakan detergen atau perendaman yang lama.
2.    Untuk peralatan seperti sleeping bag, jaket bulu angsa atau sejenisnya, lakukan pencucian dengan dry cleaning.
3.    Untuk peralatan dari bahan kulit tidak perlu dicuci cukup dilap kotorannya dan disemir.
4.    Untuk peralatan yang terbuat dari besi, almunium, stanlees dll, kotoran dibersihkan dengan menggunakan air hangat hingga bersih benar, kemudian oleskan sedikit minyak guna menghindari karat saat penyimpanan.
5.    Bersihkan kompor gas sebelum/ setelah kegiatan agar menghindari macetnya gas dan menimbulkan kebakaran, cek selalu adakah kebocoran setiap hendak dipakai untuk memasak.
6.    Semua peralatan disimpan ditempat kering, hindari penyimpanan ditempat yang panas, lembab, dan binatang perusak (ngengat, kecoa, tikus dll)

PACKING
Menyusun perlengkapan dan makanan kedalam tas (packing) sangat mempengaruhi kenyamanan, keamanan/keselamatan  dan efisiensi dalam membawa dan pembongkar perlengkapan. Dalam penyusunan barang (packing) di sesuaikan dengan desain tas, sehingga cara penyusunan adalah menjaga keseimbangan beban, agar perkerakan kita dapat effisien.
Dalam packing yang perlu diperhatikan :
1.    Letakan barang- barang yang berat setinggi dan sedekat mungkin kebadan, barang- barang yang relatif lebih ringan letakan dibagian bawah.
2.    Letakan barang- barang yang sewaktu- waktu diperlukan pada bagian atas atau kantung- kantung luar.
3.    Kelompokan barang- barang dan masukan dalam kantung- kantung plastik yang  tidak tembus air, terutama pakai ganti/ tidur, kertas, buku dll.
4.    Untuk  barang/ bahan makanan yang mudah tercecer/ rusak seperti beras, gula, lilin. korek atau lainnya tempatkan pada wadah yang cukup kuat dan water proof.
5.    Buatlah checklist dan atau gambar letak barang- barang didalam tas, sehingga memudahkan dalam pengambilan dan resiko kehilangan/ tertinggalnya barang selama perjalanan/ kegiatan.
Setelah semua peralatan dan makanan terpacking, beban total tidak melebihi kemampuan kita untuk membawanya (maximum utility in minimum weight). Perhitungan beban  total untuk perorangan adalah tidak melebihi sepertiga berat badan atau sekitar 15 – 20 Kg, walaupun ada beberapa orang yang  mampu membawa lebih dari itu.
Untuk mempermudah dalam packing dan pengangkutannya (membawanya), sebaiknya peralatan tersebut dalam bentuk portable.

MAKANAN
Beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam perencanaan makanan adalah sebagai berikut :
1.    Lamanya perjalanan/ kegiatan yang akan dilakukan.
2.    Aktivitas apa saja yang dilakukan selama perjalanan/ kegiatan.
3.    Keadaan medan yang akan dihadapi (terjal, datar dsb).
Pemilihan makanan yang akan dibawa tidak saja terlepas dari rasa/ selera (tidak asing dilidah) tetapi juga berdasarkan :
1.    Cukup mengandung kalori dan komposisi memadai.
2.    Tahan lama, tidak mudah rusak atau busuk.
3.    Mudah dalam memasaknya (memasaknya tidak lama, irit air dan bahan bakar).
4.    Ringan dan mudah dibawa (dipacking).
5.    Mudah didapat dan yang pasti murah.

Kebutuhan Kalori
Sebagai acuan dasar, dalam kehidupan sehari- hari manusia membutuhkan 2000 kal/ ari, untuk melakukan aktivitas dibutuhkan 2500- 3000 kal/ hari dan pada cuaca dingin (diatas 3000 m dpl) 3000-  5000 kal/ hari.
1 gram   Hidrat arang    mengandung 4 kalori.
   Lemak                               9 kalori.
   Protein                               4 kalori.
Waktu tercepat menjadi kalori adalah hidrat arang kemudian lemak (6-8 jam lemak menjadi kalori) setelah itu protein.
Kebutuhan kalori per 100 pounds (sekitar 45) berat badan adalah :
1.    Metabolisme basal (bernafas, jantung berdetak, dll) : 1100 kalori
2.    Aktivitas tubuh :                                                    kalori/ jam                     
-       Jalan Kaki :   2 mil/ jam                                          45
                          3 mil/ jam                                       90
                          4 mil/ jam                                      160
-       Memotong kayu/ nebas                                         260
-       Makan                                                                 20
-       Duduk (diam)                                                        20
-       Bongkar/ packing , bikin camp, dll                             50
-       Menggigil                                                            220
3.    Aktivitas dinamis khusus (factor) = 6 – 8 % dari point 1 dan 2
4.    Total kalori yang dibutuhkan = 1 + 2 + 3

Kebutuhan Air minum :
1,5 – 2 liter/ hari/ orang (jika kebutuhan cairan yang iperoleh dari makanan cukup)

Satu hal yang menjadi kendala bagi kita dalam PPM adalah peralatan atau makanan tersebut kadang atau sulit terjangkau oleh isi kantong kita {gara’dae motik dab !) ‘So iki kepiye… Don’t worry, kita bisa mencari barang- barang alternatif sebagai penggantinya yang sesuai, dengan pertimbangan fungsi dari barang tersebut terpenuhi.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar