Sabtu, 12 Oktober 2013

ALAT DASAR PANJAT TEBING



1.      Tali
Untuk panjat tebing diperlukan tali yang kuat, kokok, ringan, punya daya lentur yang tinggi, cepat kering bila basah dan mudah dibawa. Dalam hal ini tali kernmantel dynamic lebih digunakan karena memenuhi ketentuan tersebut.
Perhitungan kekuatan tali kernmantel.
 mm x 22 Kg
UIAA (Union Internationale Des Associations d’Alpinisme)

2.      Helm
Berpungsi untuk melindungi kepala dari benda yang jatuh dari atas terutama batu dan benturan kepala dengan tebing ketika jatuh.
3.      Harnest
      Ada 2 jenis harnest :
a.       Seat Harnest, menahan beban badan pemanjat yang jatuh agar tidak mematahkan pinggulnya.
b.      Full Body Harnest, menahan beban badan pemanjat pada bagian pinggul, paha, dada dan punggung pemanjat.
4.      Sepatu panjat.
      Ada 2 jenis sepatu panjat :
a.       Sepatu yang lentur dan fleksibel, dalam hal ini menggunakan sol yang halus.
b.      Sepatu yang solnya kaku.
Perbedaan dari ke dua sol tersebut adalah :
a.       Sol halus
-          Setiap pijakan dapat dirasakan oleh pemanjat karena solnya tipis.
-          Untuk medan kering
-          Menguntungkan pada rekahan kecil, permukaan tebing yang miring (overhang), pijakan membulat (slab).
-          Ringan.
b.      Sol kaku
-          Lebih aman untuk jamming pada rekahan lebar dan tajam
-          Tidak mudah lelah dan menguntungkan untuk berdiri pada pijakan kecil dan tajam
-          Untuk medan basah dan kering
-          Berat
5.      Carrabiner
Bentuk carrabiner atau snap-link cukup beragam, mempunyai poros panjang (utama), poros pendek dan gate (pintu). Kekuatan carrabiner bervariasi tergantung pada : bahan, bentuk, penampang lintang dan pintunya. Kelemahan carrabiner terletak pada pintunya terutama pin engsel dan ping pengunci.
      Ada 2 jenis carrabiner yaitu :
a.       Carrabiner Screw  Gate (menggunakan kunci pengaman ).
b.      Carrabiner Non Screw ( tanpa kinci pengaman ).
Beban maksimal yang dapat  diterima sebuah carrabiner biasanya terletak pada badan carrabiner.
Ketentuan kekuatan carrabiner yang baik dan aman

Breaking Load
2200 Kg
600 Kg
1200 Kg
Safe Work Load
440 Kg
120 Kg
240 Kg




6.      Webbing
Webbing adalah pita yang terbuat dari bahan nilon yang mempunyai kekuatan sama dengan tali, kendati tidak mempunyai daya lentur tetapi kegunaan webbing banyak sekali.
7.      Sling
      Ada 3 jenis tipe sling :
a.       Sling Webing
b.      Sling Prusik
c.       Here Loop

8.      Phihon
Phithon atau paku tebing merupakan pasak yang ditanam pada celah batuan. Secara umum pithon terbagi dua tipe yaitu pithon bilah (blade) dan pithon siku (angle). Dari kedua tipe ini dikembangkan bermacam-macam pithon sesuai dengan jenis celah yang ada.

9.      Chock dan Friend
Chock atau pengaman sisip merupakan alat yang dimasukan dengan jari tangan kedalam celah sehingga terjepit dan dapat menahan beban dari arah tertentu.

Priend atau pengaman sisip, fungsinya sama dengan chock namun frien memiliki kelebihan yaitu kemampuan menyesuaikan ukuran bentuknya dengan berbagai ukuran celah tebing. Kelemehan dari friend adalah sulit melepaskanya kembali (cleaning) setelah alat ini terkenak beban.

10.  Hammer
Palu untuk pemanjat tebing sedikit berbeda dengan palu biasa. Pada pemanjatan artifisial, karena palu harus cukup berat agar dalam penancapan pithon bias dilakukan dengan mudah.

Bagian ekor kepala palu yang meruncing berguna untuk mencungkil pithon keluar dari celah tebing dan dapat pula untuk memukul pinggiran batu (flake) yang tajam, sehingga aman untuk anchor.

11.  Stirrup
Stirrup atau ladder (tangga gantung) adalah alat untuk pemanjatan artifisial. Ada dua macam tangga gantung yang biasa di pakai dalam pemanjatan yakni dari webbing dan baja.
12.  Skyhook
Skyhook bisa digunakan dalam perintisan jalur baru. Fungsi alat ini sebagai tangan ketiga dari seorang pemanjat (leader) dalam pemasangan anchor.
13.  Handrill
      Handrill atau bor tebing.

14.  Bolt
Bolt atau baut tebing merupakan pengaman tetap yang terpasang di tebing. Merek bolt yang sudah terkenal pemanjat, Petzel dan Phillips.
15.  Hanger
            Hanger adalah anchor dari bahan aluminium alloy yang merupakan pasangan bolt.

16.  Ascender dan descender
Ascender merupakan alat mekanik yang bergerigi (cam) yang berfungsi sebagai penjepit tali sehingga beban tidak dapat melorot atau turun kembali. Prinsip alat ini dapat bergeser naik, terkunci dan tidak bisa digeser turun tanpa membuka kuncinya. Ascender sering disebut jumar (salah satu merek terkenal), merek lain : Petzl, Clog dan Camp.
Descender merupakan sebuah alat untuk turun dengan tali yang menggunakan  system gesekan (friksi) sebagai pengontrol dan pembantu dalam pengereman. Dari sekian banyak tipe yang ada, Fifur of eight dan Gri-gri cukup baik dipakai karena mempunyai fungsi ganda sebagai alat belaying.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar