Kamis, 06 Agustus 2015

Sejarah Desa Karang Mas dari Tahun 1860 s/d 1966

             Pada jaman dahulu nama Desa Karang Mas belum terkenal seperti sekarang, karena waktu itu status masih bersipat kampung / pendukuhan yang biasa disebut laman. Dan semua masyrakat yang ada di tempat tersebut bagian dari keturunan Sarang Paruya yang disebut Dayak Tomun, sekitar tahun 1860an ada sebuah Pedukuhan (Laman) yang bernama Batu Tajam yang dipimpin salah satu Kepala Dukuh yang namanya Kenuruhan Suyu’t. Semula masyarakat disitu hidup aman dan tentram mereka bermata pencaharian dengan berburu dan berladang, dikampung itu dihuni oleh kebanyakan bujang seratus dara seratus dengan bala hulu”t (pembantu) Libut Prodah.
             Tiba-tiba pada suatu masa terjadilah  tewah (acara kematian) masarakat melakukan ritual adat dengan manului (menumbal) seoarang hulut (pembantu) yang bernama garunung tumpah. untuk  memudas (mengesahkan sebuah bangunan) dengan didirikanya pantar (menara yang menjulang tinggi terbuat dari pohon ulin dan di atasnya ada guci) sebanyak 7 buah, dengan sampunuk (patung berbentuk manusia yang terbuat dari pohon ulin) sebanyak 7 buah. Sebelum Hulut (pembantu) tersebut mati ia menyumpah (mengutuk) seluruh isi laman Batu Tajam terpecah-belah. tidak lama kemudian, kutukan tersebut pun terjadi. Pertengkaran hebatpun terjadi, kesalah pahaman dan saling tuding satu sama lain, tak peduli saudara ataupun sanak saudara. dari kejadian tersebut terjadilah perpecaha. Sebagian masyarakat pindah ke kalbar ada yang mati dan ada juga yang hilak. Setelah kejadian itu timbulah duata laman (orang yang mempunyai ilmu gaib dan tak bisa dilihat) yang bernama “Ira Bangala Tampuk, Krosik, Sangkuak"  yang berlokasi di Kapar Batuguk, dan Sangkumangan Baju  Bosi. Lalabi Putih yang berada di Lomang Tarai. Ritual selalu dilakukan sampai sekarang agar Laman (desa)  jangan pocah, laman jangan  hilak. Laman tersebut pun  berganti nama menjadi Sarongkah Pinah. Revolusi pun terus terjadi.
              Pada tahun 1898 nama laman  berganti nama lagi menjadi Desa Karang Mas yang masih di pimpin Kepala Kampong bernama Omas Tamonguk Intak’k masarakatnya hidup aman dan tentram sehabis masa jabatannya bergantilah dengan  Omas Prabu Timur yang memeimpin masarakat  hidup dengan rukun aman dan tentram, mereka masih hidup bertani dan berladang berpindah pindah, setelah itu berganti Kepala Kampuk bernama Aton. sekitar tahun 1958 Kepala Kampong  berganti kepada  Omas Sanum Untan yang memimpin Desa Karang Mas  selama lima belas  tahun. Pada tahun 1966 penduduk melakukan ritual adat dengan acara mementaskan Sengkumang Baju Bosi, dan  Desa Karang Mas dipindah keseberang kana  mudik Batang Kawa. Tempat dukuh Orang tua bernama Lampah yang kepala kampuk masih Omas Sanum Untan. Setelah itu berganti kepala kampuk bernama Omas Suka Pereh.

             ;;;;;;;;; bersambung;;;;;;;
 yg sabar ya.... kelanjutanya masih dlm proses....

1 komentar:

  1. Best Online Casino Site ᐈ New Casino Bonuses for 2021
    ᐈ How to sign up for a new online casino 2021? you are after everything you need to know. There is 메리트 카지노 쿠폰 no need 제왕카지노 to choegocasino download any software, and you can

    BalasHapus